Setelah hampir 6 bulan menjelajah ke luar jaringan SMK Negeri 1 Gombong, Gateway server sebagai pusat koneksi internet di SMK Negeri 1 Gombong mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan karena PC Gateway yang sudah Online 24 Jam selama hampir 1 bulan penuh mengalami overheating. Motherboard mengalami peningkatan suhu yang cukup signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Hasilnya, setelah dilakukan rebooting PC hanya bisa melayani request client selama 10 menit saja. Hal ini sangat mengganggu kelancaran koneksi internet di SMK Negeri 1 Gombong. Proses seperti ini terus berlangsung pada hari sabtu, hari ke 28 di bulan Februari. Mungkin gejala akhir bulan, menurut saya. Hal ini membuat saya berani untuk memutuskan hubungan internet seharian penuh di SMK Negeri 1 Gombong. Mulai pukul 15.00, semua koneksi internet dinyatakan putus. Karena hari sudah sore, saya putuskan untuk meninggalkan server (gateway) dalam posisi mati.
Pagi hari berikutnya, Minggu (1/3/2009) saya berencana untuk melakukan rekondisi server. Setelah dilakukan pengecekan fisik pada server, ternyata ditemukan beberapa kerusakan. Hal ini dapat diketahui dari hal:
- Sebuah Fan pada casing berada dalam kondisi mati.
- Motherboard sangat kotor karena berdebu.
- CPU sangat berisik.
- Power Supply sangat panas.
- Motherboard sangat panas.
- Processor Inti Mengalami kelebihan panas.
Dari gejala-gejala yang sedemikian banyaknya, maka saya putuskan untuk melakukan pembongkaran total terhadap Komputer Server (hampir sama dengan turun mesin…). Berdasarkan analisis yang cukup lama, maka saya memutuskan beberapa hal.
- Fan pada casing harus diganti
- Motherboard harus dibersihkan
- Casing perlu dibongkar dan dibersihkan
- Power Supply harus dibersihkan
- Motherboard perlu di angkat dan dibersihkan
- Processor Inti perlu ditambahkan pasta pendingin kembali diantara processor dan heatsink.
secara kebetulan, pada hari itu ada siswa yang meminta tambahan materi perawatan PC. Maka sepenuhnya saya serahkan Gateway beserta peralatan kepada siswa tersebut. Proses rekondisi berjalan cukup lama. Mulai dari membongkar komponen satu per satu, mengelompokannya, membagi tugas, kemudian rekondisi baru dimulai.
Selama proses rekondisi, tambahan materi tetap berjalan. tetapi dengan kasus yang sangat nyata. Semua komponen selesai dibersihkan pada 12.30. Setelah semuanya dirakit kembali, terjadi beberapa masalah. yaitu :
- Hardisk Tidak terdeteksi
- Proses Loading BIOS yang sangat lambat
- CPU tetap panas (Pasta pendingin tidak ada),
jadi proses rekondisi dinyatakan belum berhasil. Saya mengajukan Fan dan pasta pendingin. Pasta pendingin saya dapatkan senin pagi. FAN saya dapatkan pada hari minggu (meminjam dari ruang Self Access). Bapak kepala Program Diklat Teknik Komputer dan Jaringan (Drs. Toto Widiarto) menganjurkan saya untuk menambahkan sebuah FAN pada processor. Setelah dilakukan pemasangan, PC Server dapat barjalan kembali. Sampai artikel ini ditulis, server belum mengalami masalah kembali. Hanya saja terkadang kabel jaringan pada switch utama sering mengalami guncangan sehingga koneksi menjadi terganggu. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersedia membantu… ![]()
